menabung? sebuah tindakan yang terkadang terlupakan pada lingkungan keluarga,pola dan gaya hidup masyarakat yang hidup dikota besar yang cenderung konsumtif, dimana melakukan pengeluaran tidak berdasarkan kebutuhan dan perencanaan yang baik akan tetapi hanya memuaskan keinginan sesaat.sebuah perilaku yang terlihat sepele,akan tetapi jika perilaku ini kita tanamkan pada keluarga dan tidak menunda,akan memberi manfaat nyata pada saat sekarang dan hasil luar biasa di waktu kedepan
seperti yang telah dituturkan dan dilakukan oleh andrari grahitandaru,profesional di bidang informasi dan komunikasi yang berkantor di BPPT, jakarta.baginya sangat penting menanamkan dan mengajarkan perilaku positif pada lingkungan keluarga khususnya mengelola keuangan secara bijak.hobi,katanya ketika ditanya kenapa menabung,dan pilihan yang diputuskan salah satunya selain menempatkan sejumblah uang pada lembaga keuangan, diantaranya adalah membeli asuransi.
saya mempunyai 19 polis asuransi yang saya beli secara bertahap sejak belom kawin sampai saya punya anak 2 orang saat ini.dengan berbagai manfaat dan perusahaan asuransi yang berbeda,sampai saat ini semuanya baik2 saja.” seraya menambahkan “dan ketika anak saya sudah berpenghasilan maka saya sarankan untuk menabung,dan menabungnya di asuransi dan bukan di bank,anak saya sekarang sudah berusia 20 tahun, dan sudah ikut asuransi sendiri sejak usia 18 tahun,sebagai salah satu cara menabung dari penghasilan yang diperolehnya”.menurutnya berapapun penghasilan yang di peroleh sebagian harus disisihkan untuk menabung.dan asuransi merupakan cara menabung yang dipaksakan karena kita memiliki kewajiban pada setiap bulan/tahun ,sehingga secara tidak sadar tabungan berkembang,dan hasilnya lebih menguntungkan bahkan terlindungi.
andrari grahitandari,sudah mengenal asuransi sejak lama sejak 1983,menurutnya,saat dimintakan pendapat tentang asuransi saat lalu dan disaat sekarang,’ sangat berbeda,kalao dulu berapa nilai tunai yang akan kita dapatkan dalam jangka waktu tertentu adalah pasti,dan terkesan statis,sedangkan sekarang sangat dinamis apalagi saya sangat menyukai unit link berbasis IHSG,sangat menyenangkan,dan merupakan investasi yang sangat fleksible dan dinamis,” begitu juga dari sisi perlindungan yang selalu berkembang,mulai dari sakit kritis dll.dan asuransi/perlindungan harus dibeli ketika tidak butuh.begitu juga investasi sudah ditanamkan kewajiban untuk menyisakan pendapatan dan diinvestasikan.
menurutnya juga ,pelayanan agen asuransi juga sudah semakin profesional,bisa memberikan penjelasan yang sangat baik dan mudah dimengerti juga tidak selalu menyampaikan resiko positif,dan yang membuat dirinya merasa nyaman , mereka selalu keep contact,menyampaikan kondisi investasi dll.
saya selalu melakukan evaluasi pada polis asuransi saya, ketika uang pertanggungan sudah saya rasakan kecil karena berjalanya waktu,maka saya membeli asuransi lagi,atao karena ada produk baru yang menarik,saya beli.atao ketika penghasilan bulanan meningkat,maka harus beli polis lagi.tapi saat ini dengan adanya topup sangat menguntungkan kami,sehingga kalo ada uang lebih langsung dilempar ke topup”. menjawab pertanyaan saat kapan membeli polis asuransi.
bisa dibilang,andrari grahitandaru adalah yang pertama memiliki polis asuransi didalam keluarga,dan menularkan perilaku positif ini ke mereka,mereka khususnya suami mengeluh karena uang bulanan habis terus buat bayar polis, tetapi sekarang mereka semua justru merasa senang.buat saya pembayaran polis asuransi sebagai salah satu prioritas,penghasilan bulanan yang saya peroleh saya coba untuk dikeluarkan sebijak mungkin,dan pembayaran polis asuransi sampai saat ini tidak mengganggu cashflow saya,dan hingga saat ini tidak ada polis asuransi saya yang batal,semuanya lancar,.
jujur saja,dengan memiliki polis asuransi jiwa justru saya memperoleh manfaat selain material dan non-materiil,antara lain ketenangan,keuntungan dan perlindungan,”mengakhiri wawancara dengan redaksi HILIFE.
(artikel diatas bersumber pada wawancara dengan andrari grahitandaru,kamis, 15 nov” 2007)
sumber:http://niltahk.multiply.com/journal/item/3/beli_asuransi_ketika_tidak_butuh_client_inside
![Validate my RSS feed [Valid RSS]](valid-rss.png)
Saya mempunya pandangan yang sama dengan andrari grahitandaru tengan bagaimana kita terus mengevaluasi Polis Asuransi yang sudah dimiliki.
Gimana caranya mengidentifikasi perusahaan asuransi yang qualified?? Karena pernah mengalami memiliki polis pada suatu perusahaan asuransi yang mengklaim sebagai perusahaan yang bonafid, tapi ternyata gulung tikar, sehingga ketika memilih untuk memutuskan kontrak, yang terjadi adalah buntung bukannya untung. Ada saran?
@ Salah satu indikatornya adalah RBC atau Risk Base Capital yaitu kemampuan modal perusahaan dalam melayani klaim-klaim nasabahnya. Hal penting lain adalah adanya laporan tahunan yang diaudit dan Nasabah secara satu per satu mendapatkan laporan tahunannya. Demikian juga dengan Unit-link atau perkembangan Polisnya dapat diketahui dari laporan bulanan dalam bentuk rekening koran. Saya sangat senang apabila bisa lebih panjang memberikan penjelasan mengenai problem ini secara langsung kepada Anda. Salam [0856-1958-333].